Kecelakaan Fatal di Jalan Mayjend Sungkono, Satu Pengendara Tewas

Kondisi korban tergeletak di tengah Jalan Raya Mayjend Sungkono (Istimewa)

MOJOKERTO, Tunasnews.com – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Mayjend Sungkono, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Selasa malam (16/12/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Suzuki Satria dan sebuah mobil Daihatsu Zebra, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Sepeda motor Suzuki Satria dikendarai WPD (25), warga Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Saat kejadian, WPD membonceng dua penumpang, yakni DDS (35) dan TTK (43), yang juga berasal dari wilayah Mojoanyar.

Sementara itu, mobil Daihatsu Zebra dikemudikan RAZ (25), warga Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika sepeda motor melaju dari arah timur ke barat. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara motor diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun, dari arah berlawanan melaju mobil Daihatsu Zebra dari barat ke timur, sehingga tabrakan tak terhindarkan.

Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor WPD mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki kanan. Korban sempat dilarikan ke RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, namun dinyatakan meninggal dunia.

Sementara dua penumpang sepeda motor, DDS dan TTK, mengalami luka di bagian kepala dan kaki kanan. Keduanya menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, dengan kondisi luka ringan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota AKP Galih Yasir Mubaroq mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim penghujan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak aman, tidak menyalip apabila kondisi jalan tidak memungkinkan, serta tetap berkonsentrasi saat berkendara. Jika merasa mengantuk, sebaiknya menepi dan beristirahat di tempat yang aman,” ujarnya.

AKP Galih juga menekankan pentingnya etika berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Ia mengajak seluruh pengendara untuk mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

(adm/tif)