Tebing Penahan Jembatan Darurat Sumberkembar Longsor, Akses Hanya untuk Pejalan Kaki

Tebing Penahan Jembatan Darurat Sumberkembar Longsor, Akses Hanya untuk Pejalan Kaki

MOJOKERTO, Tunasnews.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Mojokerto menyebabkan tebing penahan jembatan darurat di Dusun Sumberkembar, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, longsor akibat derasnya aliran sungai. Material bronjong di ujung jembatan bergeser dan mengancam pondasi utama.

Foto 1 :  Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Mojokerto saat berada dilokasi (Dok. BPBD Kabupaten Mojokerto)

Akibat peristiwa tersebut, jembatan dengan bentang sekitar 12 meter dan lebar 2,5 meter itu kini dinyatakan tidak aman untuk dilalui kendaraan bermotor. Petugas hanya memperbolehkan pejalan kaki melintas sementara waktu.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, mengatakan longsoran terjadi karena tebing sungai terkikis arus deras.

“Bagian ujung jembatan longsor diterjang luapan sungai di Dusun Sumberkembar. Untuk sementara, tidak bisa dilewati kendaraan, hanya pejalan kaki,” ujar Khakim, Jumat (7/11/2025).

Ia menambahkan, tim BPBD telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan cepat. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto untuk mempercepat proses perbaikan.

“Saat ini masih dalam proses perbaikan oleh Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.

Foto 2 : Titik Lokasi Longsor (Istimewa)

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Henri Surya, menjelaskan bahwa penyebab utama longsor berasal dari pusaran air di bawah jembatan yang menggerus tanah. Kondisi tersebut diperparah oleh air dari jalan yang merembes melalui celah jembatan, sehingga menimbulkan lubang besar di sisi jembatan darurat.

“Ada pusaran aliran sungai di hilir jembatan yang menggerus tanah. Akibatnya, bronjong bergeser, ditambah air dari jalan masuk melalui celah jembatan,” jelas Henri.

Henri menegaskan, pihaknya telah mulai memperkuat pondasi bronjong di sisi jembatan agar tidak kembali terkikis.

“Perbaikan jembatan darurat mulai dilakukan hari ini, terutama perbaikan bronjong di ujung jembatan yang nantinya akan ditutup untuk memperkuat pondasi,” terangnya.

Sebagai langkah antisipasi, aliran air dari jalan kini dialihkan langsung ke sungai agar tidak memperparah kerusakan.

“Untuk sementara, jembatan darurat belum bisa dilalui kendaraan, hanya pejalan kaki. Perbaikan terus dikebut agar segera kembali normal dan dapat dilewati kendaraan bermotor,” pungkas Henri.

Jembatan darurat Sumberkembar merupakan penghubung penting antar desa di wilayah Kutorejo. Pemerintah daerah menargetkan perbaikan rampung dalam waktu dekat agar mobilitas warga kembali lancar.

(Adm/tif)