
Mojokerto, Tunasnews.com – Malam yang mestinya jadi waktu istirahat berubah menjadi mimpi buruk bagi warga Perumahan Griya Japan Raya, Kecamatan Sooko, Mojokerto. Saat sebagian besar penghuni terlelap, maling leluasa menyatroni tiga rumah sekaligus, Rabu (1/10/2025) dini hari.
DA (44) hanya bisa menatap hampa ketika uang Rp2,3 juta yang ia simpan di ruang tamu raib. Tetangganya, A (44), harus merelakan laptop kesayangan dan uang ratusan ribu ikut berpindah tangan. Sementara H (40) pun tak kalah pilu. Meski hanya kehilangan tas berisi rokok, rasa resah yang ditinggalkan jauh lebih berat dari barang yang hilang.
“Diduga pelaku masuk dengan melompati pagar saat para penghuni rumah tertidur pulas. Semua baru dilaporkan pagi hari,” ungkap Amir Syarifuddin, petugas keamanan perumahan, dengan nada getir.
Bagi sebagian warga, kejadian ini membuka luka lama. Eko Susanto, penghuni perumahan lain, masih teringat jelas peristiwa beberapa bulan lalu.
“Januari kemarin rumah saya juga dibobol. Tabung gas dan surat berharga hilang. Rasa takut itu muncul lagi sekarang,” ucapnya lirih.
Lebih memilukan lagi, rekaman CCTV memperlihatkan sosok pelaku berjalan santai tanpa alas kaki, keluar kompleks melewati jalan sawah.
“Gambarnya jelas. Laporan sudah kami serahkan ke polisi. Kami hanya bisa berharap kali ini benar-benar ada tindak lanjut,” kata Ketua RT, Bernadus Jopi Hartono, penuh harap.
Satreskrim Polres Mojokerto bersama Unit INAFIS sudah turun melakukan olah TKP. Namun di balik tembok rumah-rumah itu, rasa aman warga masih tergadai—berganti cemas setiap kali malam menjelang.
(tif)
