Korban Keracunan MBG Tembus 5.360 Anak Hingga September 2025

Foto: Sejumlah siswa mendapat perawatan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis.
(Sumber: TikTok @liputanorangnganggur)

Jakarta, Tunasnews.com – Kasus keracunan akibat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus bertambah. Hingga September 2025, tercatat 5.360 anak menjadi korban setelah mengonsumsi produk MBG.

Data tersebut dirilis oleh Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyusul terjadinya sejumlah kasus keracunan massal dalam program MBG di berbagai daerah. Gejala yang dialami anak-anak bervariasi, mulai dari mual, muntah, pusing, hingga kondisi berat yang membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit.

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, menegaskan Presiden Prabowo Subianto tidak boleh tutup mata terhadap tragedi berulang ini.

“Presiden dan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak boleh lagi menutup mata terhadap tragedi berulang program MBG,” ujarnya, Minggu (22/9).

Ubaid juga mengkritik lemahnya pengawasan pemerintah dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kami tidak tega melihat anak-anak yang harus dilarikan ke rumah sakit, berjuang dengan selang infus di tangan mungil mereka, bahkan ada yang nyawanya hampir melayang,” ucapnya.

Kasus keracunan massal ini memunculkan kekhawatiran luas di tengah masyarakat. Publik berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terulang.