Diduga Rem Blong, Pemotor Tewas Terlindas Dump Truck di Jembatan Ngembeh Mojokerto

Foto Tempat Kejadian ( istimewa)

MOJOKERTO, Tunasnews.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah dump truck dan sepeda motor terjadi di Jembatan Ngembeh, Jalan Raya Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama M. Agus Irfani (28), warga Dusun Sumber Lumbu, Desa Margourip, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 3534 NBR.

Sementara kendaraan yang terlibat adalah dump truck bernomor polisi W 9060 U yang dikemudikan Andik Kurniawan (36), warga Dusun Sumbersari, Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Dlanggu AKP Anang Leo Afera menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kedua kendaraan melaju searah dari barat menuju timur. Saat melintas di Jembatan Ngembeh, dump truck diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Untuk menghindari enam sepeda motor yang berada di depannya, pengemudi dump truck berupaya membanting setir ke arah kanan. Namun, bagian depan kiri truk menyenggol bagian belakang sepeda motor yang dikendarai korban hingga korban terjatuh ke badan jalan.

“Dari keterangan awal, kedua kendaraan melaju dari arah barat menuju timur. Saat di lokasi, dump truck diduga mengalami rem blong. Untuk menghindari enam kendaraan roda dua di depannya, sopir membanting setir ke kanan,” kata AKP Anang.

Korban kemudian terlindas ban belakang dump truck dan mengalami luka fatal di bagian kepala. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum dievakuasi ke RS Umum Mojosari.

“Korban meninggal dunia di tempat kejadian. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RS Umum Mojosari,” ujarnya.

Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan berat. Sementara pengemudi dump truck dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

Petugas Polsek Dlanggu bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mengatur arus lalu lintas, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti.

AKP Anang menambahkan, penanganan perkara telah dilimpahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Penanganan perkara kecelakaan ini sudah kami serahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk memeriksa kondisi teknis dump truck, khususnya sistem pengereman, guna memastikan faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan maut itu.

Red. : Ryoga Pratama