Jalan Desa Purwojati Rusak Parah, Akses Vital Warga Dipenuhi Kubangan Air

Pengendara sepeda motor melintas dengan hati-hati di jalan rusak dan tergenang air (Achmad Latifullah/Tunasnews.com)

MOJOKERTO, Tunasnews.com — Kondisi Jalan Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, semakin memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses vital warga menuju Jalan Raya Jolotundo–Ngoro–Mojokerto tersebut mengalami kerusakan parah di sejumlah titik.

Pantauan di lapangan menunjukkan aspal jalan mengelupas, berlubang, dan dipenuhi kubangan air yang menggenang hampir di sepanjang jalur. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor.

Pada musim hujan, genangan air kerap menutupi lubang jalan sehingga membahayakan pengendara. Situasi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan karena lubang tidak terlihat jelas.

Sejumlah lubang dan genangan air terlihat di Jalan Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto (Achmad Latifullah/Tunasnews.com)

Warga setempat menyebutkan kerusakan jalan sudah berlangsung lama dan belum mendapat penanganan yang berarti. Padahal, jalan tersebut merupakan jalur utama untuk berbagai aktivitas warga, mulai dari bekerja, mengangkut hasil pertanian, hingga menuju fasilitas umum dan pusat perekonomian di wilayah Ngoro dan Mojokerto.

“Jalan ini rusaknya sudah lama, bukan baru beberapa bulan. Setiap hari dilewati warga, tapi sampai sekarang belum juga diperbaiki. Kalau hujan, lubangnya tertutup air dan sangat berbahaya,” ujar seorang warga Desa Purwojati yang enggan disebutkan namanya.

Selain menghambat mobilitas, kerusakan jalan juga berdampak pada kondisi kendaraan warga. Banyak pengendara terpaksa memperlambat laju atau mengambil jalur pinggir untuk menghindari lubang yang cukup dalam.

Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius dan melakukan perbaikan, mengingat peran jalan tersebut sangat penting bagi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

“Kami berharap ada tindakan nyata, bukan sekadar wacana,” pungkasnya.

(adm/tif)