
MOJOKERTO, Tunasnews.com — Ruas jalan penghubung Desa Wonodadi menuju Desa Singowangi, tepatnya di Dusun Wonokerto, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, mengalami kerusakan parah. Kondisi jalan yang menjadi akses utama mobilitas warga tersebut dikeluhkan karena kerap menyulitkan pengguna, terutama saat musim hujan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan terjadi sepanjang kurang lebih 280 meter. Lapisan aspal tampak terkelupas, bergelombang, bahkan di beberapa titik nyaris hilang, menyisakan bebatuan dan tanah yang tergerus. Saat hujan, genangan air menutup lubang-lubang jalan sehingga membahayakan pengendara.
Jalan tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas warga, mulai dari akses pertanian, pendidikan, hingga distribusi hasil panen. Namun hingga kini, kerusakan jalan belum mendapatkan penanganan yang memadai. Pengendara sepeda motor maupun mobil harus melintas dengan kecepatan rendah dan ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan. Sebagian warga bahkan memilih menggunakan jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh.
Seorang warga setempat, Andre, mengatakan kondisi jalan semakin berbahaya ketika hujan turun.
“Kalau hujan kondisinya lebih parah. Air menggenang dan lubangnya tidak terlihat. Banyak pengendara yang hampir terjatuh,” ujarnya.

Warga menilai perbaikan yang selama ini dilakukan masih bersifat tambal sulam dan tidak bertahan lama. Akibatnya, kerusakan kembali muncul dalam waktu singkat. Mereka berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh agar jalan tersebut kembali layak dan aman digunakan.
(adm/tif)
