Angka Kemiskinan Mojokerto Turun Jadi 8,79 Persen pada 2025

Data menunjukkan tren penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Mojokerto selama satu dekade terakhir (Istimewa)

MOJOKERTO, Tunasnews.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto mencatat angka kemiskinan mengalami penurunan pada Maret 2025. Persentase penduduk miskin tercatat sebesar 8,79 persen, turun 0,58 persen poin dibandingkan Maret 2024.

Secara jumlah, penduduk miskin di Kabupaten Mojokerto mencapai 102,67 ribu orang, berkurang 6,05 ribu orang dalam satu tahun terakhir. Penurunan tersebut menunjukkan perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

BPS mencatat, tren kemiskinan di Kabupaten Mojokerto dalam kurun 2015–2025 cenderung menurun. Meski sempat mengalami peningkatan pada masa pandemi Covid-19 tahun 2020–2021, kondisi ekonomi masyarakat kembali membaik sejak 2022 hingga 2025, menandakan ketahanan ekonomi daerah yang semakin kuat.

Sementara itu, Garis Kemiskinan Kabupaten Mojokerto pada Maret 2025 tercatat sebesar Rp526.397 per kapita per bulan. Angka tersebut mencerminkan peningkatan standar kebutuhan hidup masyarakat seiring perubahan pola dan kualitas konsumsi rumah tangga.

Dengan rata-rata jumlah anggota rumah tangga miskin sebanyak 4,29 orang, nilai Garis Kemiskinan per rumah tangga mencapai sekitar Rp2,26 juta per bulan. Data ini menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang lebih tepat sasaran.

BPS berharap tren penurunan angka kemiskinan ini dapat terus berlanjut melalui penguatan ekonomi lokal, perluasan lapangan kerja, serta program perlindungan sosial yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto.

(adm/tif)