
MOJOKERTO, Tunasnews.com — Sebanyak 100 becak listrik diserahkan kepada penarik becak di Kabupaten Mojokerto dalam agenda penyerahan bantuan yang digelar di Kantor Bupati Mojokerto, Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 14.50 WIB. Suasana hangat terasa saat para penarik becak menerima kendaraan baru yang selama ini hanya menjadi impian mereka. Bantuan tersebut bukan berasal dari program pemerintah, melainkan dari kantong pribadi Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa program becak listrik ini tidak menggunakan anggaran negara.
“Untuk program becak listrik ini saya tegaskan bahwa ini bukan program dari APBN, tetapi dari kantong pribadi Bapak Presiden,” ujarnya.
Nanik menyampaikan, inisiatif bantuan tersebut telah berjalan sejak sebelum Prabowo menjabat sebagai presiden. Program ini bertujuan meringankan beban para penarik becak lanjut usia yang masih harus mengayuh becak untuk mencari nafkah.
“Saya tidak ingin melihat orang berusia 70 tahun masih menggenjot becak. Becak listrik ini sudah diberikan sebelum beliau menjadi Presiden,” tuturnya.
Menurutnya, hingga 2024, GSN telah menyalurkan sekitar 670 unit becak listrik. Jumlah tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Tahun 2024 kami sudah membagikan sekitar 670 becak, dan Insyaallah sampai akhir tahun nanti akan 5.000 unit. Saat ini sudah 2.300 becak listrik yang kami salurkan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penyaluran becak listrik tidak memiliki kaitan dengan kepentingan politik maupun partai tertentu.
“Semua kami beri, tidak ada hubungannya dengan partai atau apa pun,” tegasnya.
Nanik juga mengungkapkan bahwa satu unit becak listrik memiliki nilai sekitar Rp22 juta. Ia berpesan agar para penerima menjaga becaknya dan tidak memperjualbelikannya. Pengawasan, kata dia, turut melibatkan kepolisian dan TNI.
“Harga becak ini Rp22 juta, setara motor Nmax. Jadi harus dijaga, tidak boleh diperjualbelikan. Saya titip kepada Pak Kapolres dan Pak Dandim untuk ikut mengawasi,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat kecil.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan GSN atas pemberian 100 becak listrik ini,” ujarnya.
Ia berpesan agar para penerima merawat kendaraan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Becak listrik ini mohon dirawat dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Kebahagiaan tampak jelas di wajah para penerima, salah satunya Ahmad Sholeh, penarik becak yang untuk pertama kalinya memiliki kendaraan sendiri.
“Saya sangat senang dapat bantuan dari Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya lirih.
“Semoga beliau sehat selalu dan panjang umur,” tambahnya.
Bagi para penarik becak, bantuan tersebut bukan sekadar alat untuk mencari nafkah, melainkan harapan baru yang memungkinkan mereka bekerja tanpa harus mengayuh becak sewaan yang selama ini mengurangi pendapatan harian.
(adm/tif)
