
Surabaya (Tunasnews.com) — Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) XII Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Jawa Timur turut menyukseskan penyaluran puluhan hewan kurban dari DPD Partai Golkar Jawa Timur dalam rangka Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Sebanyak 25 hewan kurban terdiri dari 19 ekor sapi dan 6 ekor kambing disalurkan kepada berbagai lembaga dan masyarakat. Di antaranya, satu ekor sapi diberikan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, satu ekor sapi kepada Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, dan satu ekor sapi kepada Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur.
Sementara itu, 16 ekor sapi dan 6 ekor kambing disembelih di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, disaksikan langsung oleh pengurus dan masyarakat sekitar.

Ketua Depidar SOKSI Jawa Timur, Adi Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahun pada Hari Raya Iduladha.
“Ini kegiatan rutin setiap tahun dan bagian dari kontribusi nyata Depidar SOKSI Jawa Timur dalam menyukseskan program sosial DPD Golkar Jawa Timur,” ujar Adi, Sabtu (7/6/2025).
Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan komitmen Partai Golkar dan SOKSI terhadap nilai-nilai kerakyatan.
“Kegiatan hari ini membuktikan bahwa komitmen Golkar dan SOKSI merupakan bagian dari semangat kerakyatan,” tambahnya.
Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Depidar SOKSI Jatim, Sumardi. Ia menyatakan rasa bangga karena bisa melihat kebersamaan antara kader Partai Golkar dan masyarakat.
“Kita melihat antusias masyarakat yang datang dan ikut membantu proses pemotongan hewan di Kantor DPD Jatim. Ini menunjukkan kedekatan Partai Golkar dengan rakyat,” ungkap anggota Komisi A DPRD Jawa Timur itu.
Sumardi menambahkan, hewan kurban yang disalurkan berasal dari sumbangan sukarela para kader Golkar, termasuk satu ekor sapi dari Depidar XII SOKSI Jatim.
“Semoga ini menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ibadah kurban merupakan wujud ketaatan kepada Allah dan bentuk kepedulian sosial.
“Kurban bukan hanya ibadah personal, tetapi juga mengandung makna sosial. Daging yang dibagikan menjadi wujud nyata solidaritas kepada mereka yang membutuhkan,” pungkas Sumardi.
