
Pencarian santri Ponpes Amanatul Ummah Mojokerto yang hilang terseret arus di Pantai Balekambang, Kahupaten Malang. (Istimewa)
Tunasnews com. Mojokerto- Tiga santri Pondok Pesantren (Ponpes) Amatul Ummah, Pacet, Mojokerto dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim membenarkan laporan tersebut. Namun, pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan terkait kronologi kejadian.
“Saya dapat informasi setelah turun dari Pacet (penanganan longor) tadi sore. Iya bener (3 santri Ponpes Amanatul Ummah),” Khakim kepada Kabar Mojokerto melalui sambungan telepon, Rabu (9/4/2025).
Atas informasi tersebut, Khakim masih akan berkoordinasi dengan pimpinnan, termasuk dengan Tim SAR Kabupaten Malang.
“Saya masih berkoordinasi dengan Pak Yoie (Kalaksa BPBD Kabupen Mojokerto). Pak Yoie masih minta petunjuk dengan Gus Barra (Bupati Mojokerto),” ungkap Khakim.
Kapolsek Bantur AKP Totok Suprapto menyampaikan, korban terseret arus di Balekambang berjumlah 5 orang. Dua di antaranya berhasil diselamatkan.
Korban berjumlah 5 orang. 2 yang terselamatkan dan yang tiga masih dalam pencarian,” katanya.
Berdasarakan informasi yang dihimpun, santri Ponpes Amanatul Ummah yang hilang terseret arus di Balelambang yang hilang yaitu Lutfi Munawar (15), Yasir Arafat Inninawa (15) asal (Sidoarjo) dan Fahmi Sirilah (15).
Hingga saat ini, ketiga orang korban yang terseret ombak masih dalam upaya pencarian dan masih belum ditemukan.
Sementara, korban selamat yakni Andi Khoirul Raffi (16) asal Perum Putri Juanda Sidiarjo dan Kayy Yugo (15) asal Tarik Sidoarjo.
“Dua korban selamat dalam kondisi sehat dan akan diserahkan keluarganya,” ujar Totok.
