Rab. Mei 27th, 2020

tunasnews.com

Tajam,Kredibel dan Berimbang

KPK Panggil, Pejabat Pemkab Mojokerto dan Kepala Desa.

2 min read

Tunasnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serasa menjadi momok bagi pihak yang tersangkut lingkaran Kasus Korupsi yang menjerat Mustofa Kamal Pasa (MKP) mantan Bupati Mojokerto, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali sambangi Mojokerto untuk melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat Pemkab Mojokerto dan beberapa Kepala Desa penerima dana Bantuan Keuangan (BK) Desa.

Dari informasi yang di himpun agendanya, KPK bakal berada di Mojokerto selama 4 hari terkait kasus TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) dengan tersangka Mustofa Kamal Pasa (MKP) mantan Bupati Mojokerto.

AKBP Bogiek Sugiyarto, Kapolresta Mojokerto, mengatakan sesuai surat yang diterima, KPK akan melakukan pemeriksaan mulai tanggal 18 sampai tanggal 21 Februari 2020.

“Surat izinnya terkait kasus Pak Mustofa (mantan Bupati Mojokerto, red), TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang, red),” ungkapnya, Selasa (18/2/2020).

Sementara pemeriksaan di hari pertama terlihat sejumlah pejabat dari Pemkab Mojokerto dan juga Asosiasi Kepala Desa (AKD) mendatangi Mapolresta Mojokerto untuk menjalani pemeriksaan.

Seperti Dyan Anggrahini Sulistyowati Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Mojokerto, Kepala Desa (Kades) Petak, Kecamatan Pacet, Supoyo yang datang bersama Kades Trowulan, Kecamatan Trowulan, Zainul Arifin serta staf Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya I.

Zainul Arifin, Kades Trowulan mengaku hanya diberi satu pertanyaan terkait Bantuan Keuangan (BK) Desa tahun 2017 senilai Rp2 milyar. “Besok disuruh bawa dokumen, terkait usulan, realisasi sama pertanggungjawaban. Kayaknya semua Kades yang dapat BK Desa tapi yang tidak tahu siapa saja,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Supoyo, Kepala Desa Petak, Kecamatan Pacet yang mengaku juga ditanya soal Bantuan Keuangan (BK) Desa. “Diperiksa soal Bantuan Desa, sewaktu menerima kalau gak salah 2018,” katanya singkat. (Wd/adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.