Jum. Apr 3rd, 2020

tunasnews.com

Tajam,Kredibel dan Berimbang

Ma’ruf Amin Buka Suara Soal Penutupan Situs IndoXXI Dan Pemblokiran Netflix

2 min read

Foto Istimewa

TunasNews – Beberapa waktu belakangan ini situs streaming film ilegal IndoXXI menjadi sorotan publik. Pasalnya, usai mendapat ancaman pemblokiran dari Kominfo situs tersebut menyatakan “undur diri” dan akan menutup situsnya pada Januari 2020 nanti.

Kabar tersebut rupanya mendapatkan perhatian dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Ia meminta agar Kementerian Komunikasi dan Informatika terus memantau situs streaming film ilegal tersebut. “Ya saya kira memang ini harus ditangani lebih serius,” ujar Ma’ruf di kantor wakil presiden, Jakarta, Kamis (26/12). “Pertama soal konten itu, izin itu, kita ingin Kominfo lebih serius menangani soal film-film ini.”

Sementara itu, terkait rencana pemerintah untuk menarik pajak dari penyedia layanan media streaming digital seperti Netflix, Ma’ruf mengatakan telah meminta Kementerian Keuangan agar mengupayakan penarikan pajak tersebut. “Saya minta Kemenkeu untuk menangani soal ini, antara Menkominfo dan Menkeu saya kira itu,” katanya. “Kita minta ditertibkan semua harus bayar pajak.”

Rencana tersebut, sebelumnya sempat disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani yang berjanji untuk mengejar pajak Netflix. Pasalnya, kegiatan perusahaan asal California, AS itu membawa nilai ekonomis yang signifikan.

Sebelumnya, diketahui jika situs streaming film Netflix masih diblokir oleh PT Telkom. Hal ini membuat Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate pun buka suara.

Johnny mengatakan bahwa pemblokiran Netflix oleh PT Telkom masuk dalam persoalan bisnis, sehingga pihaknya tidak punya wewenang untuk terlibat lebih jauh. “Kalau masalah bisnis kita serahkan B2B (bussiness to bussiness), mungkin ada hal yang sifatnya komersial,” tutur Johnny di kediamannya pada Rabu (25/12). “Kalau dari sisi pemerintah, yang terpenting taat aturan.”

Selain itu, Johnny juga turut mengomentari soal keluhan warganet yang mengeluh dengan penutupan situs ilegal IndoXXI. “Kalau mau nonton legal, di bioskop banyak. Termasuk Netflix, layanan ini juga harus bisa mengatur film yang cocok dengan kebutuhan rakyat Indonesia,” terang politisi Partai NasDem tersebut. “Kita minta pilihan film Indonesia semakin banyak karena kerjasama Netflix dengan perfilman nasional itu juga harus lebih baik.”

 

 

 

 

Sumber: Wowkeren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.