Ming. Apr 5th, 2020

tunasnews.com

Tajam,Kredibel dan Berimbang

Beredar Isu Tsunami ‘Malam Tahun Baru’ Di Bengkulu, Ini Penjelasan BMKG

2 min read

Foto Istimewa

TunasNews – Isu tsunami yang akan terjadi di Bengkulu pada malam akhir tahun sempat menarik perhatian masyarakat. Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan, sebagaimana tersebar dalam sebuah video di akun Youtube RBTV Camkoha.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 12 detik dan diunggah pada 20 Desember tersebut, sang Wali Kota menyebut telah menerima informasi akan adanya tsunami lokal di Bengkulu khususnya di kawasan Pantai Panjang.

“Pantai, laut, terutama Pantai Panjang itu akan naik,” ujarnya. “Akan terjadi tsunami, informasinya. Tsunami lokal, sebatas Pantai Panjang. Nanti jangan dekat-dekat Pantai Panjang di tahun baru.”

Viralnya video serta isu tersebut di kalangan masyarakat, sontak saja membuat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut buka suara. Kepala BMKG Daryono mengatakan jika belum ada informasi terkait tsunami yang akan terjadi di wilayah perairan Indonesia.

“”Sepertinya wali kota belum paham antara gelombang tinggi dan tsunami,” ujar Daryono dilansir Kompas, Rabu (25/12). Sementera itu, prakiraan tinggi gelombang yang tersedia di laman BMKG untuk seluruh Indonesia, termasuk Bengkulu tersedia mulai tanggal 25-28 Desember 2019.

Dan untuk wilayah Bengkulu, gelombang laut hari ini dan esok diprediksi ada di level rendah (0,5-1,25 meter) sementara pada 27 dan 28 Desember gelombang laut diperkirakan ada di level sedang (1,25-2,50 meter). Kendati demikian, menurut keterangan tertulis dari BMKG, wilayah Bengkulu pada tanggal 23-29 Desember 2019 akan dilanda hujan lebat yang mungkin disertai dengan kilat disertai angin kencang.

Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. Sedangkan untuk mengetahui informasi terkini terkait cuaca, masyarakat dapat mengakses informasi terbaru yang dikeluarkan BMKG melalui laman resmi BMKG serta akun Twitter resmi @infoBMKG.

 

 

 

 

Sumber: Wowkeren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.