Ming. Apr 5th, 2020

tunasnews.com

Tajam,Kredibel dan Berimbang

Jalanan Padat, Jasa Marga Terapkan Contraflow di Tol Jakarta Cikampek

2 min read

Foto Istimewa

Tunasnews.com – PT Jasa Marga TBK menerapkan sistem lalu lintas melawan arus (contraflow) pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Cikampek. Keputusan ini diambil untuk mengatasi kepadatan di beberapa titik.

“Sistem contraflow diterapkan atas diskresi kepolisian pada kilometer 47 sampai kilometer 53 arah Cikampek sejak pukul 08.20 WIB,” demikian disampaikan Corporate Communications & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) TBK, Dwimawan Heru, di Jakarta, Sabtu (21/12).

Dengan diterapkannya sistem itu, diharapkan kepadatan yang terjadi pada titik pertemuan Jalan Tol Japek Elevated II dan jalan tol Japek kilometer 48 dan menjelang tempat istirahat di kilometer 50 dapat mencair.

Jasa Marga telah menyiagakan para petugas dan menyiapkan rambu-rambu yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan contraflow.

“Kami imbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” kata Heru.

Tol Trans Jawa One Way

Foto Istimewa

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bakal memberlakukan sistem satu arah atau one way di Jalan Tol Trans Jawa. Sistem one way itu bakal diberlakukan mulai Sabtu (21/12) dalam rangka menyambut libur Natal.

Kakorlantas Polri, Irjen Istiono, mengatakan sistem one way akan diberlakukan mulai dari kilometer 70 Cikampek Utama, Jawa Barat hingga kilometer 414 Kalikangkung, Jawa Tengah. Pemberlakuan one way dilakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

“Hanya besok pagi jam 7 (pagi) hingga jam 18.00 WIB, itu (one way) pasti kami berlakukan (selama) 11 jam,” kata Istiono di Gedung NTMC Polri, Jakarta Timur, Jumat (20/12).

Alasan diberlakukannya sistem satu arah untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan para pemudik yang datang dari arah Jakarta ke tempat tujuannya masing-masing.

Jenderal bintang dua ini ingin agar para pemudik atau wisatawan dapat memanfaatkan sistem one way yang dilakukan oleh anggotanya nanti.

“Baiknya besok pagi start (mudik) tidak usah buru-buru, santai saja. (Hari) Minggu masih bisa melaksanakan ibadah,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mewaspadai adanya titik kepadatan pada kilometer 48 Tol Japek yang merupakan pertemuan arus antara jalan Tol Jakarta-Cikampek jalur bawah dan elevated.

“Itu kilometer 48 ada bottleneck jalur bawah,” tandasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber :(Merdeka.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.