Sab. Des 14th, 2019

tunasnews.com

Tajam,Kredibel dan Berimbang

Jarang Disadari, Inilah Manfaat Seledri bagi Kesehatan

3 min read

Foto Istimewa

Tunasnews.com – Seledri kerap ditemukan dalam sebuah masakan, terutama sayur sop. Kendati demikian, masih banyak orang yang menyingkirkan daun seledri ketika menyantap makanan.

Daun seledri memang telah dikenal masyarakat luas sebagai salah satu jenis sayuran yang berfungsi untuk dijadikan pelengkap dalam masakan atau makanan. Namun, tahukah kalian bahwa seledri memiliki sejumlah manfaat yang begitu baik bagi kesehatan tubuh?

Sebagian orang yang telah mengetahui manfaat tanaman ini membuat mereka menjadi pengonsumsi jus seledri. Salah satu dari sekian banyak orang yang mencoba mengonsumsi seledri adalah keluarga artis Chelsea Olivia dan Glen Alinskie.

Apakah kalian menjadi semakin penasaran? Untuk mengetahui manfaat seledri lebih jauh. Yuk simak informasi lengkapnya berikut ini:

Manfaat Seledri: Mengatasi Kolesterol

Foto Istimewa

Manfaat seledri yang pertama adalah dapat mengatasi kolesterol yang ada di dalam tubuh seseorang. Seledri memiliki kandungan senyawa 3-n-butylphthalide yang sangat tinggi.

Kandungan ini diketahui mampu dalam mengatasi jumlah lemak yang ada di dalam darah. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa hewan juga menunjukan bahwa seledri dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigiserida di dalam tubuhnya.

Manfaat Daun Seledri: Mengatasi Nyeri Sendi

Foto Istimewa

Kandungan 3-n-butylphthalide yang terdapat di seledri teryata juga mampu untuk mengatasi nyeri sendi. Daun seledri dipercaya memiliki sifat antiinflamasi yang sangat tinggi.

Dimana, hal itu dapat membantu seseorang dalam mengatasi gejala rematik, radang sendi hingga asam urat. Selain daunnya, batang seledri juga mampu untuk mengatasi penyakit asam urat. Hal tersebut disebabkan oleh seledri bisa dijadikan sebagai obat diuretic.

Manfaat Daun Seledri: Sumber Antioksidan

Foto Istimewa

Manfaat daun seledri selanjutnya adalah sebagai sumber antioksidan yang baik bagi tubuh. Antioksidan sangat diperlukan oleh tubuh sebab senyawa ini mampu untuk menangkal radikal bebas pemicu berbagai macam penyakit. Antioksidan yang ada di seledri berasal dari kandungan vitamin C, flavonoid, hingga beta karoten yang sangat tinggi.

Manfaat Daun Seledri: Menurunkan Berat Badan

Foto Istimewa

Manfaat daun seledri berikutnya adalah dapat membantu menurunkan berat badan. Seledri memiliki kandungan serat yang sangat tinggi dan kalori yang begitu rendah.

Tidak hanya itu saja, seledri juga memiliki sejumlah nutrisi yang sangat tinggi. Dengan adanya kandungan-kandungan tersebut membuat seledri sangat cocok digunakan untuk membantu dalam program penurunan berat badan.

Manfaat Daun Seledri: Mengatasi Tekanan Darah

Foto Istimewa

Seledri ternyata juga mampu untuk mengatasi tekanan darah serta menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular,  Kandungan kalium yang terdapat di dalam seledri ini yang dipercaya mampu untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Sebagian besar orang memilih untuk mengonsumsi air rebusan seledri untuk bisa mengatasi masalah ini. Namun, tidak sedikit pula yang memilih mengonsumsinya dalam bentuk jus seledri.

Manfaat Daun Seledri: Menjadi Antikanker

Foto Istimewa

Kandungan antioksidan yang begitu tinggi di dalam seledri ternyata mampu untuk mencegah penyakit kanker tumbuh di dalam tubuh seseorang. Antioksidan telah terbukti mampu untuk mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh seseorang. Radikal bebas inilah yang menjadi faktor utama timbulnya penyakit kanker di dalam tubuh.

Manfaat Daun Seledri: Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Foto Istimewa

Manfaat daun seledri selanjutnya adaah mampu untuk mencegah timbulnya infeksi pada saluran kemih seseorang. Infeksi ini terjadi pada organ yang berada di area saluran kemih mulai dari ginjal hingga uretra.

Tahukah kalian, seledri dikenal juga bermanfaat sebagai obat dioretik. Obat dioretik inilah yang sangat berpengaruh dalam pencegahan infeksi pada saluran kemih.

Tidak hanya itu saja, seledri juga mampu merangsang peningkatan produksi urine. Dengan adanya peningkatan jumlah urin tersebut membuat risiko terkena infeksi saluran kemih menjadi menipis.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber :(Dream.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.